Life-Postingan pertama saya akan bercerita tentang pengalaman saya selama 22 tahun hidup saya. Jujur, saya bukan orang yang bijak dan sangat masih jauh dari kata dewasa dengan usia saya saat ini. Saya masih orang yang naif, ego saya masih besar dan kadang ucapan saya juga bisa menyakiti hati orang. Lantas cerita apa yang akan saya bagi di blog ini dengan kepribadian saya yang masih labil ini?
Dua hari yang lalu, saya menonton sebuah reality show korea berjudul 2 days 1 night. Reality show ini berisi tentang game of chance dari para pemain yang ada di show untuk memperebutkan makanan, tempat tidur atau apapun itulah. Yang saya suka dari reality show ini adalah mereka bukan hanya menampilkan kekonyolan dari para pemain, tapi juga menampilkan banyak sekali destinasi pariwisata yang ada di Korea. Sehingga, untuk orang awam seperti saya bisa tau ternyata di negara itu ada banyak destinasi tentang budaya maupun keindahan alam yang patut untuk dikunjungi atau mungkin diabadikan momentnya.
Kembali ke topik, singkat cerita, kemarin salah satu pemain dari reality show ini memberikan sebuah kuliah umum di depan ratusan mahasiswa salah satu universitas di sana. Tema dari kuliah umum dari orang tersebut adalah "Unknown Road Destination".
Awalnya, dia bercerita tentang kita-manusia-yang kadang tidak tau apa yang sebenarnya kita inginkan. Apakah kita ingin menyenangkan diri kita sendiri? Ataukah kita ingin menyenangkan orang lain dan menyampingkan kesenangan kita? Diantara dua hal tersebut manakah kira - kira yang benar - benar bisa membuat kita bahagia? Saya mencoba menanyakan itu ke diri saya, dan ternyata saya tidak bisa menjawab.Bahkan, jujur, saya sendiri tidak tau saya ini orang macam apa sebenarnya.
Saya sadar bahwa ternyata saya hampir sama dengan orang tersebut. Dalam hidup yang sudah saya jalani ini ada banyak hal yang saya lewatkan hanya karena saya takut untuk mencoba, saya takut dengan anggapan orang lain dan komentar pedas orang - orang yang tidak bertanggung jawab :v. Menyadari bahwa banyak hal yang terlewatkan, membuat saya menyesal. Menyesal karena tidak mencoba hal - hal yang mungkin rawan untuk kita gagal, sakit atau mungkin hampir mati :v.
Oleh karenanya saat ini, saya yang sudah hampir mendekati kata lepas dari universitas, saya ingin mencoba banyak hal di luar sana. Mungkin akan ada banyak hal yang akan membuat saya ragu, menangis, sakit bahkan kecewa, tapi entah kenapa saya yakin di antara semua itu saya akan mengenal sisi lain dunia yang mungkin tidak pernah saya tau sebelumnya, dan mungkin lebih indah daripada comfort zone yang selama ini saya anut :)
Pasti sangatlah sulit untuk keluar dari comfort zone dan mencoba sesuatu hingga ambang batas kemampuan diri. Apalagi buat saya yang newbie wanna be. Tapi saya ingin melihat keindahan hidup dari sisi lain. Sisi seorang fighter. Saya ingin menjelajah banyak tempat, bertemu dengan banyak orang, memiliki banyak pengalaman tapi tetap melindungi orang yang ingin saya lindungi walaupun mungkin dari kejauhan. Dan selepas postingan ini saya publikasi, saya hanya berharap ini tidak hanya omongan doang, tapi nantinya akan menjadi sebuah langkah nyata saya dalam memulai hidup baru. Bila nanti di tengah jalan saya lelah dan mungkin akan mendekati kata give up, saya berharap begitu saya membaca postingan ini, saya akan mendapatkan sebuah semangat baru nantinya karena saya tidak ingin berhenti bertindak dan menyesal di akhir waktu nanti :)
-Roadtoreallife
Saya sadar bahwa ternyata saya hampir sama dengan orang tersebut. Dalam hidup yang sudah saya jalani ini ada banyak hal yang saya lewatkan hanya karena saya takut untuk mencoba, saya takut dengan anggapan orang lain dan komentar pedas orang - orang yang tidak bertanggung jawab :v. Menyadari bahwa banyak hal yang terlewatkan, membuat saya menyesal. Menyesal karena tidak mencoba hal - hal yang mungkin rawan untuk kita gagal, sakit atau mungkin hampir mati :v.
Oleh karenanya saat ini, saya yang sudah hampir mendekati kata lepas dari universitas, saya ingin mencoba banyak hal di luar sana. Mungkin akan ada banyak hal yang akan membuat saya ragu, menangis, sakit bahkan kecewa, tapi entah kenapa saya yakin di antara semua itu saya akan mengenal sisi lain dunia yang mungkin tidak pernah saya tau sebelumnya, dan mungkin lebih indah daripada comfort zone yang selama ini saya anut :)
Pasti sangatlah sulit untuk keluar dari comfort zone dan mencoba sesuatu hingga ambang batas kemampuan diri. Apalagi buat saya yang newbie wanna be. Tapi saya ingin melihat keindahan hidup dari sisi lain. Sisi seorang fighter. Saya ingin menjelajah banyak tempat, bertemu dengan banyak orang, memiliki banyak pengalaman tapi tetap melindungi orang yang ingin saya lindungi walaupun mungkin dari kejauhan. Dan selepas postingan ini saya publikasi, saya hanya berharap ini tidak hanya omongan doang, tapi nantinya akan menjadi sebuah langkah nyata saya dalam memulai hidup baru. Bila nanti di tengah jalan saya lelah dan mungkin akan mendekati kata give up, saya berharap begitu saya membaca postingan ini, saya akan mendapatkan sebuah semangat baru nantinya karena saya tidak ingin berhenti bertindak dan menyesal di akhir waktu nanti :)
-Roadtoreallife



1 komentar :
Write komentarPernah juga menjadikan membahagiakan orang sebagai tujuan, pertama membahagiakan orang tua, tapi lalu tertegun ketika salah satu meninggal dan membuat hampir kehilangan tujuan. Lalu saya ubah, saya ingin membahagiakan orang yg saya berhutang budi padanya, lalu tertegun lagi ketika menyadari mereka yg semakin menua dan bagaimana jika saya belum mampu juga sampai waktunya mereka meninggal? Maka tujuan tidak tercapai, dan kehilangan tujuan lagi :".
ReplyHingga tersadar, memang tujuan hidup itu ibadah, bukan yg lain. Dimana menyenangkan orang2 disekitar bisa jadi salah satu bentuknya :)
Emoticon Emoticon